Berita & Informasi

FGD Bahas Kurikulum Moderasi Beragama antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UniSHAMS Malaysia

Kedah, Malaysia – Tim peneliti UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran pimpinan dan dosen Fakultas Kulliyyah Usuluddin, Sains al-Quran dan Bahasa Arab (KUBRA) UniSHAMS Malaysia dalam rangka pengumpulan data penelitian bertajuk “Kurikulum Moderasi Beragama: Studi Komparatif UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UniSHAMS Malaysia dalam Mencetak Lulusan yang Berwawasan Moderat.”

WhatsApp Image 2026-06-10 at 07.33.39.jpeg

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas KUBRA UniSHAMS tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, serta para dosen yang terlibat dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran. Forum ini menjadi ruang akademik untuk bertukar gagasan sekaligus memperdalam data penelitian mengenai implementasi kurikulum moderasi beragama pada perguruan tinggi Islam di Indonesia dan Malaysia.

WhatsApp Image 2026-06-10 at 07.33.40.jpeg

Dalam pemaparannya, tim peneliti menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif model kurikulum moderasi beragama yang diterapkan di kedua institusi. Kajian tersebut difokuskan pada strategi, kebijakan, serta praktik pendidikan yang mampu membentuk lulusan yang toleran, inklusif, moderat, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

Komitmen Perguruan Tinggi dalam Membangun Sikap Wasatiyyah

Dekan Fakultas KUBRA UniSHAMS, Prof. Madya Hadi Mushollin, menyampaikan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan tinggi Islam kontemporer. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam menyiapkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki sikap keseimbangan (wasatiyyah) dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama.

WhatsApp Image 2026-06-10 at 07.33.37.jpeg

“Perguruan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan membangun harmoni sosial dalam masyarakat yang beragam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas KUBRA, Dr. Syauqi, menjelaskan bahwa penguatan moderasi beragama di UniSHAMS tidak hanya dilakukan melalui mata kuliah tertentu, tetapi juga melalui budaya akademik, kegiatan kemahasiswaan, dan interaksi sosial yang mendorong sikap saling menghormati.

Diskusi Bahas Kurikulum hingga Tantangan Era Digital

FGD berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dari para dosen yang hadir. Diskusi mencakup desain kurikulum, metode pembelajaran, integrasi nilai-nilai Islam moderat dalam mata kuliah, serta tantangan pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

Para peserta juga membahas bagaimana perguruan tinggi dapat merespons meningkatnya kontestasi ideologi di ruang digital melalui pendekatan pendidikan yang lebih adaptif dan kontekstual. Oleh karena itu, penguatan nilai moderasi beragama dipandang sebagai kebutuhan penting dalam membangun generasi yang kritis sekaligus terbuka terhadap perbedaan.

Tim peneliti menilai bahwa berbagai masukan yang diperoleh dalam forum ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengayaan data penelitian. Selain itu, diskusi menunjukkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UniSHAMS Malaysia memiliki komitmen yang sama dalam mengembangkan pendidikan Islam yang moderat, meskipun diterapkan melalui pendekatan yang disesuaikan dengan konteks sosial dan kebijakan masing-masing negara.

WhatsApp Image 2026-06-10 at 07.33.38.jpeg

Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–Malaysia

Melalui penelitian ini diharapkan dapat dirumuskan model pengembangan kurikulum moderasi beragama yang efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Hasil kajian juga diharapkan menjadi referensi bagi perguruan tinggi Islam dalam mencetak lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berwawasan moderat, dan mampu berkontribusi dalam memperkuat kerukunan sosial.

FGD ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang berlangsung hangat. Para peserta menyambut positif penelitian tersebut dan berharap hasil kajian dapat menjadi landasan penguatan kerja sama akademik antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UniSHAMS Malaysia, khususnya dalam bidang pengembangan kurikulum, penelitian kolaboratif, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di kawasan Asia Tenggara.

Topik Terkait:
#UIN Siber #AFI UINSSC #KampusIslam #PendidikanIslam
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas