Super Administrator
Penulis / Administrator
Jurusan Akidah dan Filsafat Islam (05/06/18) menggelar acara Diskusi Pakar ke-IV di Ruang Jurusan AFI Lantai 2 Gedung Fakultas UAD dengan menghadirkan Dr. Hajam, M.Ag sebagai narasumber. Ulasan pada d...
Jurusan Akidah dan Filsafat Islam (05/06/18) menggelar acara Diskusi Pakar ke-IV di Ruang Jurusan AFI Lantai 2 Gedung Fakultas UAD dengan menghadirkan Dr. Hajam, M.Ag sebagai narasumber. Ulasan pada diskusi kali ini mengangkat tema "Ngaji Ibn 'Arabi" melalui pengkajian pemahaman tasawuf Ibn 'Arabi yang meliputi al-Insan al-Kamil, al-Wahdat al-Wujud, al-Wahdat al-Adyan dan konsep tentang kewalian.
Ibn 'Arabi yang bernama lengkap Muhammad ibn Ali ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Ali ibn 'Arabi al-Hatimi al-Thoi (560-630 H) ini merupakan seorang pemikir besar Islam yang bergelar Muhyi al-Din, Shaekh al-Akbar dan Bahru al-Haqaiq. Keunggulan ulama satu ini terletak pada kekuatan imajinasinya yang disebut sebagai pancaran Tuan atau teopanik. Karenanya, Ibn 'Arabi sering menggunakan ta'wil sebagai metode untuk menafsirkan makna dari yang zahir menuju makna yang batin dan menciptakan tajdid al-Ma'na (pembaharuan makna) yang dalam konteks tasawuf, pemikiran Ibn 'Arabi ini bercorak 'Irfani melalui khuduri ataupun iluminasi sebagai sarana untuk menangkap pengetahuan melalui pengilhaman secara langsung.
Diskusi pakar kali ini juga mengundang banyak pujian sekaligus kritikan yang mencoba memahami pemikiran Ibn 'Arabi secara lebih mendalam. Maka tak heran jika acara diskusi sendiri berjalan dengan hangat dan mengundang antusiasme 37 peserta yang hadir.
Bagikan Artikel: